Kamis, 23 Desember 2010

PENGERTIAN AHLUSUNAH WALJAMA’AH

“PENGERTIAN AHLUSUNAH WALJAMA’AH”

Oleh: Adi Hasan Basri

BAB I

PENDAHULUAN

Dewasa ini banyak sekali perdebatan yang hanya untuk menonjolkan kelompok atau golongan secara pribadi. Kebanyakan hal-hal yang diperdebatkan antara lain adalah mengenai idiologi, pengambilan suatu hukum, ibadah, budaya, dan lain sebagainya. 
Dalam tingkatan intern agama Islam sendiri tidak asing lagi ketika ada suatu perdebatan mengenai suatu paham atau pun suatu aliran yang muncul dalam Islam itu sendiri. Hal itu dikarenakan banyaknya golongan-golongan yang bermunculan di dalam agama Islam itu sendiri. Seperti yang pernah di sabdakan oleh Rasulullah SAW :

Selasa, 21 Desember 2010

MAKANAN YANG HARAM DALAM AL-QUR’AN

MAKANAN YANG HARAM
DALAM AL-QUR’AN
Oleh : Adi Hasan Basri

1.      Pendahuluan
Al-Qur’an diturunkan di muka bumi ini dengan tujuan untuk keperluan agar manusia keluar dari kegelapan menuju terang benderang. Al-Qur’an menempati posisi sentral dalam pengambilan hukum atau penjelasan-penjelasan tentang aturan hidup manusia.
Dalam penyajiannya al-Qur’an tidak selalu menerangkan secara gamblang tentang ayat-ayat yang berhubungan dengan hukum islam. Dari fenomena itulah al-Qur’an masih sangat memerlukan penafsiran,.
Dilam al-qur’an Allah telah menyebutkan tentang anjuran (perintah) kepada manusia untuk memilih (memakan) makanan yang halal lagi baik, seperti yang tertulis dalam surat Al-Baqarah ayat 168-169 :

HADIST TEMATIK TENTANG ZAKAT

HADIST TEMATIK TENTANG ZAKAT
Oleh : Adi Hasan Basri


A.    Pendahuluan
Salah satu ajaran islam selain perintah mendirikan shalat adalah zakat. Dalam al-Qur’an telah disebutkan setiap perintah shalat selalu diiringi dengan perintah zakat. Hal in dapat kita lihat dalam suruat Al-Baqarah ayat 110, yaitu :

KEUDUDUKAN HUKUM ISLAM DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA


KEUDUDUKAN HUKUM ISLAM
DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA
Oleh : Adi Hasan Basri  

1.      Pendahuluan

Tidak dapat dipungkiri bahwa umat Islam di Indonesia adalah unsur paling mayoritas. Dalam tataran dunia Islam internasional, umat Islam Indonesia bahkan dapat disebut sebagai komunitas muslim paling besar yang berkumpul dalam satu batas teritorial kenegaraan. Karena itu, menjadi sangat menarik untuk memahami alur perjalanan sejarah hukum Islam di tengah-tengah komunitas Islam terbesar di dunia itu. Pertanyaan-pertanyaan seperti: seberapa jauh pengaruh kemayoritasan kaum muslimin Indonesia itu terhadap penerapan hukum Islam di Tanah Air –misalnya-, dapat dijawab dengan memaparkan sejarah hukum Islam sejak komunitas muslim hadir di Indonesia.

Sabtu, 18 Desember 2010

RE-ORIENTASI SISTEM PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA MENJELANG ABAD XXI

 RE-ORIENTASI SISTEM PENDIDIKAN ISLAM 
INDONESIA MENJELANG ABAD XXI
 Oleh : Adi Hasan Basri

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Merdekanya bangsa Indonesia diharapkan bisa menggali segala potensi yang ada, sehingga dapat digunakan dan dikembangkan untuk tercapainya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Harapan ini walaupun sudah lama dicanangkan, namun belum juga terwujud sampai sekarang.

Jumat, 17 Desember 2010

SYI’AH SABA’IYAH DAN SYI’AH GHULAT

SYI’AH SABA’IYAH DAN
 SYI’AH GHULAT
Oleh : Adi Hasan Basri

   1.      Pendahuluan
Syi`ah merupakan aliran teologi Islam yang namanya sampai saat ini masih tetap eksis di dalam kajian teologi Islam, dan penganutnya pun cukup banyak dan tersebar di berbagai belahan dunia, berbeda dengan aliran-aliran lain yang telah musnah, seperti Khawarij, Murjiah, Qadariyyah dan lain sebagainya.

MUHAMMAD ABDUH DAN USAHA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI MESIR

MUHAMMAD ABDUH DAN USAHA PEMBAHARUAN
PENDIDIKAN ISLAM DI MESIR
Oleh : Adi Hasan Basri

A. PENDAHULUAN
Gagasan pembaruan Islam sesungguhnya muncul pada akhir abad 18 dan awal abad 19 Masehi. Dari sekian para pembaru, Muhammad Abduh (1849-1905) adalah tokoh yang monumentaldan paling bersemangat melakukan pembaruan bagi duni Islam. Muhammad Abduh sebagai tokoh pembaharuan dalam Islam patut dikenang dan diteladani, karena ia telah banyak berjuang untuk merobah kebiasaan masyarakat yang sebelum bersikap statis menjadi dinamis.[1]
Muhammad Abduh sebagai seorang pembaharu dalam pendidikan, ada beberapa masalah yang ia temukan dilapangan yang menurutnya menyimpang dan menjadi penyebab kemunduran umat Islam, diantara masalah-masalah tersebut adalah masalah kurikulum, metode mengajar dan pendidikan wanita.

INTEGRITAS MORAL SISWA SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH


INTEGRITAS MORAL SISWA
SEKOLAH DASAR DAN MENENGAH
Oleh : Adi Hasan Basri

A.    Pendahuluan
Dalam rangka menciptakan manusia pembangunan yang berpotensi dan berkepribadian baik, guna menumbuhkan sikap dan tekad kemandirian, maka diperlukan suatu pendidikan. Menurut  Ahmad D.  Marimba :  “Pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan  jasmani dan rohani si  terdidik menuju terbentuknya  kepribadian yang utama”[1]
 

Ekonomi

Page Rank

Tags

Followers

Wahana Kreasi 4 Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template